Senin, 31 Mei 2010

Afrika Selatan Bantah Adanya Ancaman Teroris di Piala Dunia 2010

Jadwal Piala Dunia 2010 Johannesburg:Pejabat pihak keamanan Afrika Selatan membantah klaim koran hari Minggu yang melansir bahwa negaranya berpotensi menghadapi risiko tinggi mendapat serangan teroris ketika berlangsungnya Piala Dunia 2010 yang akan digelar kurang dari dua pekan.

Jadwal Piala Dunia Koran The Sunday Times melansir instruksi Kaukus Anti Teror Kongres Amerika Serikat pekan lalu yang diterbitkan Yayasan NEFA, yang menginvestigasi aktifitas terori, dengan memperingatkan bahwa serangan secara serempak dan acak sedang direncanakan akan dilakukan.

“Saya percaya ada 80 persen serangan teroris bakal terjadi,” tegas Ronaldo Sandee, Direktur Yayasan NEFA, yang dikutip The Sunday Times, Senin (31/5).

Namun, pihak kepolisian dan intelijen Afsel membantah hal itu. “Saya tidak tahu darimana mereka mendapatkan informasi itu. Kami telah mempersiapkan segalanya sesuai rencana. Pihak intelijen mendapat instruksi setiap hari dan tidak ada yang menemukan ancaman teror seperti yang diberitakan Sunday Times,” tegas Inspektur Polisi Senior Vish Naidoo.

Gabungan Operasi Nasional dan Struktur Intelijen (NATJOINTS), yang mengkoordinasikan semua operasi keamanan di Piala Dunia 2010, juga membantah berita Sunday Times.

“Pihak keamanan menyatakan tidak ada ancaman spesifik teror di Piala Dunia 2010. Semua program operasi berjalan sesuai rencana, tim telah berada di tempatnya masing-masing dan selalu berpindah dan jumlah polisi terus meningkat,” jelas NATJOINTS dalam pernyataan resminya.

Pejabat Afsel telah mengatakan, status negara Non Blok dan kurangnya dukungan kepada militan-militan lokal seharusnya bisa melindungi dari serangan di Piala Dunia 2010.

Baik pemerintah maupun FIFA, yang berkoordinasi dengan badan keamanan luar negeri serta Interpol, mengatakan tidak ada ancaman yang teridentifikasi. Namun ahli dan analis keamanan mengatakan aksi terorisme tidak bisa dipandang sebelah mata karena perhatian besar akan terjadi meski serangan kecil terjadi di Piala Dunia 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar